Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

LAPORAN PELAKSANAAN PENGGUNAAN DANA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19 pada MTs

asalamualaikum, berikut ini merupakan contoh laporan penggunaan dana BOS untuk pencegahan dan penanganan penyebaran covid-19 dilingkungan madrasah/sekolah yang menerima bantuan dana BOS dari pemerintah.


skema penyususnan laporannya adalah sebagai berikut

 A.  PENDAHULUAN

1.      Umum

(Berisi tentang profil Instansi dan gambaran umum kegiatan)

2.      Maksud dan Tujuan

(Berisi tentang maksud dan tujuan kegiatan)

3.      Ruang Lingkup

(Berisi tentang ruang lingkup sasaran kegiatan)

4.      Dasar

(Berisi tentang peraturan dalam pelaksanaan kegiatan)

B.  KEGIATAN

(Berisi tentang program aksi yang telah dilaksanakan dalam pencegahan penyebaran Covid 19 di instansi/Madrasah, sumber dan jumlah anggaran (laporan Keuangan), serta gambar / foto )

C.  HASIL

(Hasil yang di dapat dari program aksi yang telah dilakukan)

D.  SIMPULAN DAN SARAN

E.   PENUTUP 

untuk lebih jelasnya dapat melihat contoh di bawah ini.


LAPORAN PELAKSANAAN PENGGUNAAN DANA

PENCEGAHAN DAN PENANGANAN

PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19)

MTs .....................

 

A.    PENDAHULUAN

1.      Gambaran Umum MTs Raudaltul Huda

a.      IDENTITAS MADRASAH

1.      Nama Sekolah            :  Madrasah Tsanawiyah .....................  

2.      Status                          :  Swasta

3. Alamat Sekolah : Jalan ...................... Sumber  Bandung Kecamatan ...............................  Kabupaten Pringsewu Lampung. 

4.      NSM                          :  121218100017

5.      NPSN                         :  607.....

6.      Telp.                           :  085279...........

 

b.      VISI

Senantiasa mengembangkan  potensi yang ada di Madrasah, baik dari  peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, lingkungan sekolah, serta peran masyarakat  untuk menjalin komunikasi yang baik dan intensif agar dapat meningkatkan kemampuan dan keahlian yang lebih unggul. Maka dari itu, visi madrasah .....................  adalah:

-            Kuat dalam Aqidah

-            Kompetitif dalam IPTEK

-            Mantap dalam Akhlaqul Karimah

 

c.       MISI

1)      Menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu melahirkan manusia-manusia unggulan yang memiliki semangat pembaharuan, dan memiliki jiwa kepemimpinan serta wawasan yang luas.

2)      Menjadi lembaga pendidikan Islam yang modern, inovatif dan terdepan dalam Tarbiyah Islamiyyah.

3)      Berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam hal;

-       Membiasakan berbuat Kebaikan

-       Membiasakan Bertanggung Jawab

-       Selalu disiplin, Tertib dan Semangat dalam menjalankan tugas

-       Membudayakan Bersih Lingkungan

-       Meningkatkan hubungan dan peran serta masyarakat.


2.      Maksud dan Tujuan

a)      Maksud

Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian peserta didik harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran. Pada masa darurat Covid-19, MTs .....................  telah melaksanakan kegiatan pembelajaran di tengah kondisi darurat dengan cara pembelajaran jarah jauh (PJJ) dimana peserta didik belajar dari rumah dengan bimbingan dari guru dan orang tua.

Pembelajaran jarak jauh  (PJJ) yang dilakukan guru guna memberikan akses pembelajaran yang tidak terbatas ruang dan waktu kepada peserta didik selama diberlakukannya masa darurat Covid-19. Penyelenggaraan  pembelajaran jarak jauh ini sesuai dengan surat edaran Mendikbud nomor 36962 tahun 2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease (COVID-19).

b)     Tujuan

Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bertujuan untuk :

1)      Memebrikan wadah bagi peserta didik kelas MTs .....................   untuk dapat mempertajam pemahaman tentang materi yang dipelajari.

2)      Memudahkan peserta didik MTs .....................  dalam mengakses materi dan tugas belajar tanpa batas ruang dan waktu

3)      Menyediakan bahan ajar dan aktivitas tambahan untuk pengayaan materi pembelajaran

4)      Mengevaluasi pemahaman dan kompetensi peserta didik terhadap materi yang diajarkan melalui Uji kompetensi online

 

3.      Ruang Lingkup

Pembelajaran jarak jauh ini diterapkan pada semester dua tahun pelajaran 2019/2020. Sasaran pengguna pembelajaran jarak jauh adalah peserta didik MTs ..................... . Jumlah target peserta didik yang akan mengikuti pembelajaran jarak jauh adalah sebanya 146 peserta didik.

4.      Dasar

Pelaksanaan penggunaan dana pencegahan dan penanganan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) berdasarkan pada Surat Edaran Nomor: B-699/Dt.I.I/PP.03/03/2020. Tantang Penggunaan Dana Bantuan Operasional Pendidikan Eaudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah Pada Madrasah dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 di Lingkungan Raudlatuhl Athfal dan Madrasah.

 

B.     KEGIATAN

a.      Program Aksi Pencegahan Covid-19

Untuk mencegah penyebaran corona virus diseaase (COVID-19) madrasah tsanawiyah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan program aksi yang telah dilaksnakan adalah sebagai berikut:

a.       Pembelajaran jarak jauh

pembelajaran jarak jauh ini mencakup beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut:

1)      Perencanaan

Guru merancang pembelajaran jarak jauh secara daring, meliputi pengembangan materi/bahan ajar dan penyusunan kuis

2)      Pelaksanaan Pembelajaran

Guru membagikan materi/bahan ajar dan tugas melalui aplikasi media sosial (Whatsapp, facebook) kepada peserta didik MTs ..................... . Peserta didik membaca, merangkum dan mengerjakan tugas (kuis) dari rumah dengan alokasi waktu yang telah disepakati.

3)      Penilaian

Guru mengimput nilai tugas (kuis) dari hasil pekerjaan peserta didik yang dikirim melalui media sosial (Whatsapp dan facebook)

b.      Penyemprotan disinfektan lingkungan sekolah

Penyemprotan cairan disinfektan di seluruh fasilitas dan gedung Madrasah. Penyemprotan tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19 alias virus corona, yang saat ini telah berstatus pandemi. Kegiatan dimulai dengan penyemprotan ruang kelas, ruang kepala madrasah, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, ruang UKS, dan seluruh fasilitas di madrasah. Upaya penyemprotan disinfektan di madrasah ini, diinisasi oleh pegawai MTs ..................... .

c.       Pemasangan himbauan Covid-19

MTs .....................  mengeluarkan himbauan yang disampaikan kepada masyarakat khususnya kepada warga madrasah melalui media visual banner ukuran besar dipintu gerbang madrasah. Selain itu juga himbuan covid-19 disosialisasikan melalu media jejaring sosial seperti grup Whatsapp, fans page facebook dan media sosial lainnya.


b.      Anggaran Belanja

a)      Sumber Anggaran

Anggaaran belanja untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 bersumber dari alokasi dana BOS tahap I tahun 2020 sebesar Rp. 5.000.000 Rupiah

b)      Rincian Anggaran Belanja

Rincian penggunaan dana BOS untuk pencegahan penyebaran virus Covid -19 adalah sebagai berikut:

No

Program Aksi/Pengunaan

Sasaran/ Penerima

Satuan

Jumlah

1

Membayar pulsa guru untuk Pembelajaran daring

Guru dan Staff TU

16 orang

 4.800.000

2

Membayar Pembuatan Banner himbauan covid-19

Warga Sekolah

1  buah

    100.000

3

membayar pembelian bahan Disinfektan untuk penyemprotan  covid-19 di lingkungan Sekolah

lingkungan Sekolah

1 kali

    100.000

TOTAL

5.000.000

 

C.      HASIL

a.      Hasil Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring dimulai pada tanggal 29 Maret 2020 dan berakhir pada tanggal 20 juni 2020. Berikut adalah uraian kegiatan pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh guru, siswa serta melibatkan orang tua dari masing-masing siswa.

                        i.      Peran Kepala Madrasah

Kepala Madrasah memberikan arahan kepada dewan guru untuk melaksanakan proses pembelajaran daring dan menghimbau agar menyertakan bukti pembelajaran yang telah dilaksanakan melalui dokumentasi hasil hasil belajar. Selain itu Kepala Madrasah juga selalu memonitoring pelaksanaan daring yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik.

                      ii.      Kegiatan Guru

Guru memberikan arahan pembelajaran daring melalui aplikasi Whatsapp, halaman facebook dan massenger, bagi yang tidak memiliki kuota internet siswa dapat mengakses messenger agar siswa tetap mengikuti pembelajaran meskipun tidak memiliki kuota internet. Selain aplikasi Whatsapp, halaman facebook dan massenge guru juga memberikan panduan kepada siswa agar dapat mengakses ruang guru, youtube dan aplikasi belajar lainnya sehingga siswa dapat melaksanakan pembelajaran secara mandiri melalui ruang guru dalam hal ini guru menyampaikan materi apa yang akan dipelajari, sehingga pada proses pembelajaran daring ini siswa juga dapat belajar aktif, kreatif, mandiri dan inovatif.

Guru memberikan tugas melului aplikasi Whatsapp, halaman facebook dan massenger. Meskipun pembelajaran melalui aplikasi guru tetap memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada yang kurang dipahami. Guru memantau hasil belajar siswa dari hasil jawaban atas tugas yang diberikan. Untuk kekatifan siswa pada proses pembelajaran guru memantau melalui tanggapan siswa selama roses pembelajaran dari berlangsung.

                    iii.      Kegiatan siswa

Pada proses pembelajaran siswa melaksanakan arahan guru yang disampaikan secara daring, sehingga meskipun tetap berada dirumah namun proses belajar tetap terlakasana dengan baik dan hasil yang didapatkan berupa nilai dan pemahaman materi yang dipelajari pada proses daring.

                    iv.      Peranan Orang Tua Siswa

Orang tua pada proses pembelajaran daring berperan mengawasi anaknya agar tetap berada dirumah dan mengikuti proses belajar daring. Selain itu orang tua juga dapat memantau perkembangan belajar siswa karena dilaksanakan dirumah.

Kegiatan pembelajaran daring membutuhkan kerja sama antara guru, siswa dan juga orang tua siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berhasil. Selain itu dengan belajar dirumah diharapkan mampu memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

b.      Permasalahan dan Kendala pembelajaran Daring

Selama proses pembelajaran daring berlangsung masih ada kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa sehongga hasil yang diperoleh kurang maksimal, beberapa diantaranya adalah :

1)      Tidak semua siswa memiliki HP android sehingga mereka tidak memiliki alat komunikasi untuk melaksanakan pembelajaran daring.

2)      Terkadang ada sebagian siswa yang tidak mengumpulkan hasil pekerjaannya dalam bentuk jawaban dari setiap soal yang diberikan.

3)      Tidak semua lokasi diwilayah tempat tinggal siswa terkaver oleh jaringan internet, atau ada namun kualitas jaringannya buruk, sehingga anak kesulitan untuk mengakses aplikasi yang berkaitan dengan internet.

4)      Siswa memanfaatkan mentum belajar daring untuk mencari kuota tambahan untuk mengakses apikasi yang bukan buat belajar (game, tiktok dll) sehingga orang tua mengeluh karena keseringan dimintai uang untuk membeli paket internet.

5)      Masih ada orang tua siswa yang belum memahami proses belajar daring dan menganggap siswa diliburkan seingga tidak memantau perkembangan belajar siswa serta tidak mengawasi siswa agar tetap dirumah diwaktu jam belajar.

 

c.       Penyemprotan Disinfektak dilingkungan Sekolah

Dengan adanya penyemprotan disinfektan di linkungan sekolah dapat mencegah penyebaran virus covid-19 dan penyakit lain yang mungkin ada di lingkungan sekolah. Sehingga pada nantinya ketika proses belajar tatap muka sudah diperbolehkan anak sudah aman dan nyaman dalam belajar.

d.      Pemasangan himbauan

Dengan adanya pemasangan himbauan pencegahan covid-19 dilingkungan madrasah warga sekolah/madrasah menjadi lebih paham dan ikut berpartisiasi dalam mensosialisasikan bahayanya dan cara pencegahannya di lingkungan keluarga atau dirumah. Sehingga mempercepat pemutusan mata ratai virus tersebut dan proses belajar dapat dilakukan secara tatap muka.

 

D.  SIMPULAN DAN SARAN

Dengan adanya Kebijakan pemerintah berdasarkan surat Edaran Nomor: B-699/Dt.I.I/PP.03/03/2020. Tantang Penggunaan Dana Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah Pada Madrasah dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 di Lingkungan Raudlatuhl Athfal dan Madrasah, bagi kami sangat besar manfaatnya. Namun demikian kami berharap, agar pelaksaan proses belajar mengajar di sekolah/madrasah masa Pandemi Covid-19 ini dapat berjalan lancar sehubungan kaitannya dengan dana, maka kami mengusulkan :

a.       Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mohon dapat dicairkan tepat waktu sesuai Jumlah ajuan yang diterima setiap Madrasah.

b.      Pemerintah memberikan tambahan dana bantuan untuk peserta didik dan dewan guru guna proses pembelajaran daring misalnya berupa paket kuota belajar.

c.       Pemerintah memberikan peluang lebih banyak lagi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tersebut misalnya untuk pencegahan dan penangaan penyebaran Virus Covid-19 untuk kelancaran proses belajar-mengajar secara jarak jauh.

 

E.     PENUTUP

Demikian Laporan ini kami sampaikan, semoga masukan dari sekolah/madrasah dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka penggunaan dana pencegahan dan penanganan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19)

 

 

Dibuat di        : ...............................

Pada tanggal  :  20 Oktober 2020

Kepala Madrasah

 

 

................................................


 demikianlah untuk contoh laporan penggunaan dana BOS untuk pencegahan dan penanganan penyebaran virus covid-19. bagi yang membutuhkan filenya dapat di download di link berikut ini

LPJ penggunaan dana bos untuk covid-19.pdf

Anggaran BOS untuk Covid-19. xlxs 

jika artikel ini bermanfaat silahkan di unduh, jangan lupa tinggalkan komentar yang membangun dan share artikel ini

Post a Comment for "LAPORAN PELAKSANAAN PENGGUNAAN DANA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19 pada MTs "